Jurus Bagaspati

Begawan Bagaspati yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putar, adalah putera Resi Jaladara dari pertapaan Dewasana dan mempunyai istri bernama Dewi Anggini yang merupakan keturunan prabu Citragada, raja negara Magada.

Jurus BagaspatiPada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan, tetapi karena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya, pada waktu itu akan memperistri Dewi Darmastuti dan wujudnya berubah menjadi raksasa, adauh kasihan banget ya, terus bagaimana? Apakah dia bisa kembali kewujud asalinya?

Begawan Bagaspati kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar Begawan Bagaspati. Bagaspati sangat sakti, ia memiliki Ajian Candrabirawa, sehingga ia tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Bagaspati menikah dengan Dewi Dharmastuti, seorang hapsari atau bidadari, dan berputra Dewi Pujawati.

Bagaspati mempunyai watak sabar, iklas, percaya akan kekuasaan tuhan, rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Kesukaan putri Bagaspati adalah mendengarkan cerita dari ibunya, dan cerita yang paling dia sukai yaitu tentang Sinta Obong, cerita tersebut dibacakan oleh ibunya pada waktu Dewi Pujawati akan tidur.

Bagaspati bersahabat akrab dengan prabu Mandrapati, raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Pada akhir riwanyatnya diceritakan, karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya yaitu Dewi Pujawati, Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma, menantunya sendiri dan sebelum tewas ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel